Dari Santri Untuk Negri | Nderek Dawuh Abah Kyai

Bagaimana Kita Hidup Adalah Bagaimana Kita Berkarya

31.040

Bagaimana kita hidup kedepannya? pertanyaan yang sering muncul dalam benak seseorang, khusunya orang yang sudah ingat dengan fikirannya sendiri. Bagaimana hidup dan karya mari kita bercerita.

Jika Anda berfikir ini soal uang, ya, boleh jadi ini soal uang, namun saya harap jangan ada di fikiran kita bahwa semuanya soal uang.

Tentunya bagaimana seseorang hidup itu berbeda pada masing-masing orang, namun pada hal-hal yang normatif, tetap terdapat garis-garis merah yang membuatnya sejenis, garis itu adalah karya.

Dengan karya maka seseorang hidup, dengannya maka seseorang ada. Lantas apakan ketika Ia tidak memiliki karya maka Ia mati?, oke, mari kita bahas terlebih dahulu soal hidup.


Video On Youtube

For notification later SUBSCRIBE us!

Bagaimana Kita Hidup dalam Hubungannya dengan Karya

Kita dapat melihat seseorang yang termenung mengikuti lamunannya, menikmati perjalanan hidup dalam skenario dunia lamunan, yang bahkan skenario itu Ia ciptakan sendiri.

Betapa nikmatnya ketika sesuatu tercapai dengan mudah, segala rintangan dihadapi dengan mudah, dengan kemampuan yang dimiliki segala halangan bisa diatasi, harapan bisa didapatkan sesuai dengan presiksi.

Baca Juga : Melamun Menghabiskan Waktu, Kenapa Nggak Mulai Aja

Kemudian kita lihat seorang petani, membawa cangkul, kemudian menggali-gali tanah yang sudah jelas tidak ada sumber kehidupan di situ, tidak lebih dari cacing dan bakteri yang menantinya, tapi Ia sadari itu, kemudian Ia taburkan benih untuk menanam sumber kehidupan.

Ia rawat benih itu dengan baik, pagi disirami, pada waktu tertentu Ia taburkan pupuk, sulitpun, hama Ia usir supaya tak mengganggu harapannya, mirisnya, itupun belum pasti Ia menuai dari apa yang dia tanam.

Di mana perbedaan dari dua hal yang kita lihat itu?, perbedaannya adalah nyata dengan tidak nyata, keduanya sama-sama hidup secara fisik, tapi yang pertama tidak ada dalam kehidupan nyata, maka tak berbeda dengan orang mati.

Maka Kenyataan Adalah Karya

Berbicara apa itu karya, bagaimana seseorang harus berkarnya? Adalah satu teori sederhana yang sulit dipecahkan, terlebih untuk seseorang yang tidak mencintai kebebasan dan kemerdekaan.

Tentang kebebasan dan kemerdekaan, kita bicarakan di artikel lain, mari kita bicara karya. Hal pertama, tidak perlu ditanyakan bagaimana kita berkarya.

Kenapa demikian?, seorang petani tidak menanyakan itu, begitupun orang-orang yang memiliki karya besar, mereka hanya melakukan apa yang bisa mereka lakukan.

Hal selanjutnya, berkarya tidak terbatas pada satu bentuk saja, seseorang tidak berhak mengatakan sesuatu bukanlah karya terhadap apa yang dilakukan oleh seseorang, karena bentuk karya sama dengan banyaknya manusia.

Terlepas dari karya itu adalah sebuah hoby, hal baru yang kita lihat, hal yang mengispirasi, atau hal yang dipandang tak berguna sekalipun, ketika itu ada di dunia nyata, karena Kenyataan adalah sebuah Karya.

Oleh karena itu, bagaimana kita hidup tepatnya adalah bagaimana kita berkarnya, sesuatu yang tidak dilakukan tentunya tidak menjadi karya karena memang tidak ada, jadi berkaryalah. (Rizki/CTOX)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.