Dari Santri Untuk Negri | Nderek Dawuh Abah Kyai

Catatan Kakang Santri

31

Seharusnya langkah, upaya dan usaha belajar santri itu bukan karena aturan, kentengan, absensi, ataupun takut hukuman.

Jika masih tertanam karena takut batasan terkait aturan, maka ghiroh semangat belajarnya lama kelamaan bergantung pada kentengan, bukan karena kemauan.
Seberapa pentingkah belajar?, Terkadang tahu tentang penting itu jika sudah tahu tujuannya, tujuannya kadang nilai 10/9 atau absen. Padahal belajarnya santri itu tujuannya untuk diamalkan, untuk apa? taat kepada Allah SWT dan mengerjakan kebaikan (akhlak)

Ingin belajar itu mudah – yang susah berangkatnya, berangkat-pun mudah – yang susah itu menemukan kesungguhannya, Kesungguhan dalam belajar-pun mudah – yang susah menjaganya, menjaga itu mudah karena sudah ada kesungguhannya – yang susah mengamalkannya, mengamalkan-pun mudah karena sebab harapan dan balasan-yang susah setelah mengamalkannya adalah menyerahkan semua amal dan laku-tingkah kepada hakekat penciptanya, bukan karena manusia (Ikhlas)

— Author By.
Bad’ul Hilmi Arramdhani

Iklan Adcto

Catatan:
Mari berbagi Ungkapan, Sajak, Puisi, Syair, Qoutes, & Cerita, Ungkapkan “SajakManisSantri” mu, bakalan diramaikan oleh squad @ctosantrix . Yang ingin direpost silakan tag akun kami @ctosantrix atau kirim tulisan kalian via DM / WA di Bio atau di kolom komentar, dan jangan di privat akunya. Salam Manis Santri ?

Admin ctosantrix
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.