Promosikan Brand Anda

0Rp0.00

Shopping Cart

close

Tidak ada produk di keranjang.

Return to shop

Promosikan Brand Anda

0Rp0.00

Shopping Cart

close

Tidak ada produk di keranjang.

Return to shop

Mitos Termometer Dapat Mendiagnosis Corona, Begini Faktanya

mitos termometer dapat mendiagnosis virus corona

Mitos termometer dapat mendiagnosis corona beredar, lagi-lagi itu hanya sekedar mitos atau tidak dapat dipastikan kebenarannya. Meskipun, Termometer pada dasarnya merupakan alat pendeteksi suhu.

Untuk mendeteksi seseorang telah terinfeksi corona atau tidak, memang hal pertama yang dilakukan adalah dengan mendiagnosis suhu tubuh.

Namun hal itu bukan berarti kalau termometer dapat mendiagnosis atau mendeteksi adanya virus corona dalam tubuh manusia.

Termometer sendiri terdiri dari beberapa jenis, seperti termometer analog dan termometer digital, keakuratan dalam mendeteksinyapun terdapat sedikit perbedaan.

Iklan CTOSANTRIX

Seperti termometer jenis Analog yang menggunakan air raksa yang membutuhkan waktu lebih lama dalam hal mendeteksi pada bagian tertentu.

Disampaikan oleh dr. Sagar Rames Makode, MD. Seorang dokter umum yang menjadi residen kardiologi, yang lebih menyarankan untuk menggunakan termometer analog ketika memeriksa suhu tubuh melalui mulut.

“Karena suhu tubuh dalam mulut sedikit lebih panas dibandingkan dengan ketiak, sehingga pengukurannya lebih cepat,” katanya, dikutip dari merdeka com.

Melihat hal itu, memberitahukan bahwa tidak semua termometer dapat digunakan untuk mendeteksi virus corona pada tubuh.

Penggunaan Termometer Tembak untuk Deteksi Gejala Virus Corona

Alat yang sekarang sedang populer digunakan untuk melakukan pendeteksian dini gejala corona melalui suhu adalah termometer tembak.

Termometer ini menggunakan sinar inframerah untuk mendeteksi suhu tubuh, namun bukan untuk mendeteksi virus corona.

Kenapa termometer ini banyak di gunakan, karena kelebihannya yang dapat mendeteksi suhu tanpa bersentuhan seperti halnya skrining thermal.

Namun, hal itu pun belum tentu dapat mendeteksi sepenuhnya orang yang terinfeksi atau orang yang memiliki gejala demam.

Iklan CTOSANTRIX

Kenapa demikian?, karena tidak semua orang yang bahkan sudah terinfeksi virus corona memiliki gejala yang dapat dideteksi dengan termometer.

Baca Juga : Mitos Bawang Putih dan Desenfektan Seputar Corona

 disampaikan oleh seorang professor keamanan hayati global di Universitas New South Wales di Sydney, Raina Maclntyre, yang selanjutnya ia mengatakan resiko penularan sama untuk yang memiliki gejala tau tidak.

“Orang-orang yang tidak menunjukan gejala sama menularnya dengan mereka yang mengalami demam atau gejala lainnya.” jelas Raina, mengutip Kompas.

Sehingga faktanya, Mitos termometer dapat mendiagnosis virus corona benar-benar mitos, dan alat tersebut hanya dapat mendeteksi suhu untuk mendeteksi gejala virus corona. (Rizki/CTOX).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare