Dari Santri Untuk Negri | Nderek Dawuh Abah Kyai

SAMPAH PEMUDA, Puisi Kritik Atas Hasrat Pemuda

51

Sampah Pemuda

Karya : “Rimafira”

Sampah Pemuda – Raga yang membisu tiada arti..
Kaki yang berjalan lalu berlari tak pasti..
Mulut yang membungkam dan wajah pucat pasi..
Seruan dan aksi yang terlihat terlalu basi..

Mau kau apakan negeri ini?
Wahai pemuda tak toleransi
Mau kau bawa kemana negeri ini?
Wahai pemuda yang tak tau diri

Jika pahlawan yang mendahului pergi..
Melihat pemuda sekarang ini..
Pasti menangis tiada henti..
Dengan hati teriris tersakiti..
Serta harga diri mati terlukai..

Hari ini, detik ini
Kita sebagai pemuda pemudi..
Harus bangkit dengan seribu arti..
Harus bangkit dengan seribu alasan yang pasti..

Pahlawan,
Alasanku bangun dari cibir yang mengalir
Membawaku tenggelam dalam dari gelap yang pengap..
dari kelam yang bungkam.

Pahlawan,
Jasamu selalu tertanam
Dalam hati dan jiwa terdalam
Yang tak pernah kelam

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.