Dari Santri Untuk Negri | Nderek Dawuh Abah Kyai

Sejarah Hari Kesehatan Mental Sedunia dan Pentingnya Investasi Mental

7

Sejarah hari Kesehatan mental sedunia berawal dan pertama kali diperingati pada tahun 1992. Hari Kesehatan mental sendiri digagas oleh Wakil Sekertaris Jenderal Federasi Dunia untuk Kesehatan Menta (WFMH), Richard Hunter.

WFMH merupakan sebuah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1948, tujuan utama adanya organisasi ini untuk mengkapanyekan pentingnya Kesehatan mental.

Advokasi dan Pendidikan mengenai isu-isu penting dan relevan terhadap masyarakat di seluruh dunia tentan mental menjadi tugas utamanya.

Pada awalnya peringatan hari Kesehatan mental sedunia tidak memiliki tema khusus, hanya saja dalam tiga tahun pertama kegiatan kampanye terus dilakukan melalui stansiun tv.

Tema Khusus dalam Sejarah Hari Kesehatan Mental Sedunia

Tahun selanjutnya, tepatnya pada 1994 mulai diberikan tema khusus dalam peringatannya yang dilakukan setiap 10 Oktober.

Tema yang pertamakali dibuat adalah “Meningkatkan Kualitas Kesehatan Mental di Seluruh Dunia” dan hingga sekarang selalu memiliki tema khusus.

Adanya peringatan ini, sejak awal telah menjadi momen bagi pemerintah ataupun organisasi untuk melakukan advokasi, Pendidikan serta turut melakukan perawatan mental.

Biasanya kegiatan tidak hanya dilakukan satu hari, melainkan berhari-hari secara berturut-turut bahkan bisa satu bulan menjelang 10 Oktober.

Seiring dengan perkembangan zaman, sejarah hari Kesehatan mental sedunia juga semakin berkembang.

Saat ini, momen ini telah membuka jalan besar bagi federasi untuk terus mempromosikan berbagaihal tentang Kesehatan mental.

Tema Hari Kesehatan Mental Tahun 2020

Sudah bukan rahasia lagi sebuah musibah besar Covid19 di tahun 2020 ini telah berdampak terhadap berbagai hal dalam kehidupan.

Termasuk salah satu diantaranya terhadap Kesehatan mental yang dapat terganggu karena berbagai ancaman yang ditimbulkan karena wabah.

Mencatat sejarah hari kesehatan mental sedunia, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan investasi dalam Kesehatan mental.

“Kami melihat konsekuensi Pandemi Covid19 pada kesejahteraan mental, kami membuat komitmen serius dalam meningkatkan investasi terhadap Kesehatan mental saat ini, konsekuensinya berdampak luas.” Katanya dikutip dari laman resmi WHO.

Hal tersebut ia sampaikan sehubungan dengan peringatan hari Kesehatan mental sedunia tahun 2020 yang bertema “Kesehatan Mental untuk Semua : Investasi Lebih Besar – Akses Lebih Besar”.

Sejarah hari Kesehatan mental sedunia  sejak awal sampai tahun 2020 ini tentunya telah menorehkan banyak hal terharap kesejahteraan mental masyarakat dunia dan diharapkan akan terus berlanjut.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.